Mungkin kata dapat MENJELASKAN APA SAJA, namun tak cukup mampu menjelaskan apa yang aku maksud dengan BERKATA:
"aku benci", "aku lelah", "aku telah cukup lama menunggu, diacuhkan, dan disalahkan".
Bahkan sebenarnya apa yang aku ucapkan sudah lebih dari kata-kata, namun sudah menjadi beberapa prasa bahkan kalimat.
Meskipun kata dapat MENGGAMBARKAN BENDA-BENDA YANG ADA DIDUNIA, namun TAK BISA menggambarkan saat-saat aku sendirian, bagaimana aku berjuang untuk terus dapat berdiri diatas kakiku, berlari ditengah-tengah keramaian, mengejar ketertinggalan.
Ketika kata dianggap memiliki MAKNA, namun tak cukup hebat MEMAKNAI apa yang telah aku lakukan untuk terus bertahan dari segala kesinisan, dan cercaan.
KATA-KATA dan AKU tak pernah bisa jadi TEMAN, kami selalu BERMUSUHAN. Meskipun berulang kali ku coba percaya dan kembali ia menghianati.
KATA-KATA dan AKU saling bertolak belakang, aku berjalan ia berhenti, ia berlari aku sunyi, aku berkata ia diam, aku lelah ia tertawa, kemudian kuputuskan untuk tak berkata.
Biarlah aku, dipahami dan dimaknai melalui apa yag aku lakukan bukan apa yang aku ucapkan. Biarlah mereka menilaiku melalui: AKU bukan KATA-KATAKU
Melalui kata: Aku....
18 April 2012
at
3:25 pm
Fall for....,
I'm standing here for,
Ignorance,
When I don't have any Idea
0
comments
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Post-it Widget
Listen to the colour of your dreams.THE BEATLES, Tomorrow Never Knows
I MUST remember
Seeing is deceiving, dreaming is believing It's okay not to be okay Sometimes it's hard to follow your heart
But tears don't mean you're losing Everybody's bruising There's nothing wrong with who you are
JESSIE J - WHO YOU ARE
But tears don't mean you're losing Everybody's bruising There's nothing wrong with who you are
JESSIE J - WHO YOU ARE
-
Maaf tim #30HariBlogger Day 27nya aku distract dulu buat posting nilai ehehehee...... abis bingung kalo mau ngumumin di twitter, mereka tuh ...
-
Ketika kesempatan kedua datang, mempertemukanku dengan cinta pertama; tak ada lagi alasan untuk mundur selangkah dan tak mengambil kesem...
-
“Apa???? pindah rumah lagi?? ya ampun ma, baru juga 6 bulan pindah ke rumah yang ini, masa udah mau pindah lagi??”, responku ketika mama...
-
Akhir-akhir ini aku sering merasa kesepian, perasaan seperti ini sudah mulai kurasakan pada awal-awal semester 8. Aku akui, pemilihan jurus...
-
Aku terjaga dari indahnya gelap yang datang kala malam Yang perlahan kelamkan pandanganku dari dunia yang fana dan penuh dengan ken...
-
Well, kali ini saya ingin berbicara mengenai para PEMBACA tercinta, karena semenjak mengikuti #30HariBlogger blog saya banyak yang baca...
-
Dulu aku berlari sendiri, penuh dengan api, kugenggam bola mimpi dalam tangganku yang mungil, erat!! sampai-sampai aku lupa untuk berhenti s...
-
Malam tadi aku merasa benar-benar kelelahan, sehingga setelah sepulang ngajar aku langsung ke kamar dan tanpa basa basi merebahkan diri di ...
-
Okeh,,,,,, hari ini kita akan berbicara mengenai.... IDOLA yay!!!!! Excited???? emmmmm......................................................
-
Unpredictable year, YES!!!! IT WAS!!!! Tahun 2012 merupakan tahun dimana gue sudah meniatkan diri untuk bisa lulus tepat waktu, yaitu 4t...
Melalui kata: Aku....
Mungkin kata dapat MENJELASKAN APA SAJA, namun tak cukup mampu menjelaskan apa yang aku maksud dengan BERKATA:
"aku benci", "aku lelah", "aku telah cukup lama menunggu, diacuhkan, dan disalahkan".
Bahkan sebenarnya apa yang aku ucapkan sudah lebih dari kata-kata, namun sudah menjadi beberapa prasa bahkan kalimat.
Meskipun kata dapat MENGGAMBARKAN BENDA-BENDA YANG ADA DIDUNIA, namun TAK BISA menggambarkan saat-saat aku sendirian, bagaimana aku berjuang untuk terus dapat berdiri diatas kakiku, berlari ditengah-tengah keramaian, mengejar ketertinggalan.
Ketika kata dianggap memiliki MAKNA, namun tak cukup hebat MEMAKNAI apa yang telah aku lakukan untuk terus bertahan dari segala kesinisan, dan cercaan.
KATA-KATA dan AKU tak pernah bisa jadi TEMAN, kami selalu BERMUSUHAN. Meskipun berulang kali ku coba percaya dan kembali ia menghianati.
KATA-KATA dan AKU saling bertolak belakang, aku berjalan ia berhenti, ia berlari aku sunyi, aku berkata ia diam, aku lelah ia tertawa, kemudian kuputuskan untuk tak berkata.
Biarlah aku, dipahami dan dimaknai melalui apa yag aku lakukan bukan apa yang aku ucapkan. Biarlah mereka menilaiku melalui: AKU bukan KATA-KATAKU
"aku benci", "aku lelah", "aku telah cukup lama menunggu, diacuhkan, dan disalahkan".
Bahkan sebenarnya apa yang aku ucapkan sudah lebih dari kata-kata, namun sudah menjadi beberapa prasa bahkan kalimat.
Meskipun kata dapat MENGGAMBARKAN BENDA-BENDA YANG ADA DIDUNIA, namun TAK BISA menggambarkan saat-saat aku sendirian, bagaimana aku berjuang untuk terus dapat berdiri diatas kakiku, berlari ditengah-tengah keramaian, mengejar ketertinggalan.
Ketika kata dianggap memiliki MAKNA, namun tak cukup hebat MEMAKNAI apa yang telah aku lakukan untuk terus bertahan dari segala kesinisan, dan cercaan.
KATA-KATA dan AKU tak pernah bisa jadi TEMAN, kami selalu BERMUSUHAN. Meskipun berulang kali ku coba percaya dan kembali ia menghianati.
KATA-KATA dan AKU saling bertolak belakang, aku berjalan ia berhenti, ia berlari aku sunyi, aku berkata ia diam, aku lelah ia tertawa, kemudian kuputuskan untuk tak berkata.
Biarlah aku, dipahami dan dimaknai melalui apa yag aku lakukan bukan apa yang aku ucapkan. Biarlah mereka menilaiku melalui: AKU bukan KATA-KATAKU



0 comments:
Post a Comment